Daftar Minuman Khas Sunda

cendol-HanjuangComDaftar Minuman Khas Sunda

Es Cendol

Siapa yang belum pernah makan es cendol?? Atau masih ada yang belum tahu apa itu cendol?? Es cendol itu minuman yang sudah mendarah daging dengan Indonesia, dari ujung Sabang sampe Merauke pun sudah sangat familiar dengan jenis minuman tersebut. Es cendol atau yang dalam bahasa sundanya dikenal dengan istilah es dawet, merupakan panganan yang terbuat dari tepung beras, biasanya disajikan dengan es parut, santan plus gula merah cair. Waaaahh, manthab kali kalo diminum pas matahari sedang ngamuk atau juga saat berbuka puasa (glek).  Di Palembang pun banyak sekali gerobak-gerobak yang lalu lalang menjajakan es cendol / es dawet, 1 bungkus harganya 3000 rupiah (kalo belum berubah).

Pas bulan Ramadhan, es cendol sepertinya yang harus ada sebagai menu utama saat buka puasa tiba. Di tempat saya tinggal saja, bibi yang biasanya jualan kue keliling setiap pagi berubah profesi menjadi bibi cendol setiap Ramadhan tiba. Di Pasar Bedug pun tak mau kalah, es cendol sudah menjadi salah satu minuman yang pasti ada disana. Betapa cendol sudah menjadi minuman khas Indonesia, sudah menyatu dengan semua lidah masyarakat Indonesia.

Sekoteng

Minuman dengan rasa jahenya yang biasa dihidangkan panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, pacar cina, dan potongan roti. Sekoteng biasa dihidangkan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Satu sisi untuk panci air jahe beserta kompornya sedangkan sisi lain adalah tempat bahan campuran dan tempat mempersiapkan sekoteng.

Beras Kencur (Beas Cikur)

Jamu merupakan produk tradisional Indonesia yang cukup digemari. Salah satunya jamu beras kencur. Bahan utamanya kencur, ditumbuk bersama beras dan sedikit gula, ditambah air sebagai pengencer. Rasanya memang sedap. Selain jamu beras kecur juga merupakan salah satu bahan dari minuman tradisional Hanjuang rasa beras kencur (beas cikur). Khasiatnya? Jangan tanya, beberapa saat setelah meneguknya penat dan nyeri-nyeri di badan hilang. Insya Allah tidak terasa capek lagi, fresh!

Lagipula masih ada lagi khasiatnya, nafsu makan bertambah, peredaran darah terasa lancer, walhasil tenagapun bertambah. Begitukah khasiat kencur? Atau Cuma sebatas sugesti?

Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan terna kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka. Kencur termasuk salah satu tanaman obat.

Nama Lokal :

Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda), Ceuko (Aceh); Kencor (Madura), Cekuh (Bali), Kencur, Sukung (Minahasa); Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon), Cekir (Sumba);

Indentitas Kencur

Kencur adalah istilah orang Jawa untuk menyebut jenis rimpang ini, kalau orang Aceh memanggilnya Ceuko, nama ilmiahnya sih keren namun agak susah untuk menghafalnya yaitu Kaempferia galangal. Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan semacamnya.

Seperti saudaranya yang lain -namanya juga masih saudara, kencur punya kemiripan di sana-sini- tumbuh tanpa batang dan membentuk rimpang di dalam tanah. Rimpang inilah bagian tubuhnya yang paling penting, karena manfaatnya. Tanaman kencur dapat hidup dimana saja, asalkan tanahnya gembur dan subur, dengan sedikit naungan.

Khasiat Kencur
produk-minuman-tradisional-beras-kencur
Rimpang kencur bermanfaat sebagai sumber minyak atsiri, penyedap makanan, minuman, juga bahan jamu dan obat. Minyak atsiri dalam kencur berupa sineol, asam metal kanil, dan pendekaan. Minyak atsiri ini bias diperoleh dengan cara menyuling rimpangnya.

Hebat juga minyak kencur di dalam kencur ini! Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung kurang lebih 23 macam senyawa. Tujuh belas di antaranya mengandung senyawa aromatic, monoterpena, dan seskuiterpena. Nah, dia yang disebut terakhir ini punya efek mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri (daya analgesic). Kencur juga bersifat stimulant, sehingga bias sebagai penambah tenaga. Selain itu juga bersifat karminatif atau meluruhkan angina, jadi menghilangkan kembung di perut.

Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, selain sakit gigi juga memar, nyeri dada, sakit kepala, dan sembelit. Kabarnya, kencur juga bisa untuk mengobati tetanus, radang lambung, muntah-muntah, panas dalam, serta keracunan.

Bandrek

Bandrek. Ya, minuman yang satu ini terkenal sebagai minuman tradisional khas masyarakat suku Sunda yang berada di wilayah Priangan, Jawa Barat, Indonesia. Minuman yang cocok dikonsumsi saat hangat ini sering dihidangkan pada saat cuaca dingin seperti saat hujan, malam hari, ataupun di kantor dan tempat kerja yang sering menggunakan AC. Minuman Bandrek memberikan efek hangat saat melewati tenggorokan dan tubuh pun berasa lebih hangat setelahnya.

Minuman ini berbahan dasar utama jahe (ginger / Zingiber Officinale Roxb) dan gula merah ( palm sugar / Arenga Pinnata, Merr) dan di berbagai daerah sering ditambahkan rempah-rempah yang menguatkan efek hangat seperti serai, dan merica. Bahkan telur ayam kampung dan susu pun dapat ditambahkan sesuai selera.

Bajigur

Bajigur itu apa sih? Minuman, majalah, atau nama makanan? Kalo Anda mencarinya di google atau kamus online, maka jawaban yang paling mendekati adalah sejenis minuman tradisional khas masyarakat Sunda yang berada di daerah Jawa Barat, Indonesia. Minuman ini bisa dikatakan juga sebagai minuman legendaris khas Priangan. Selain minuman, ternyata ada juga yang menjadikan kata bajigur ini sebagai nama majalah.  Di beberapa wilayah jawa, kata ini juga merupakan ungkapan kasar dari kata b*jing*n. Melalui artikel ringkas ini bahasan yang lebih utama adalah mengenai minuman bajigur.
distributor-bajigur
Minuman tradisional khas priangan ini bahan utamanya adalah gula palem / gula aren dan santan. Campuran lain yang ditambahkan untuk menambah citarasa ditambahkan pula garam, dan bubuk vanili. Saat disajikan, minuman ini juga dapat sering di tambah dengan irisan kolang kaling. Resep cara pembuatan bajigur cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri. Minuman ini paling enak disajikan panas dan secara tradisional biasa dijual oleh pedagang keliling dengan menggunakan gerobak. Minuman bajigur cocok dinikmati saat cuaca dingin dan basah setelah hujan. Bagi yang senang, bajigur pun bisa dikombinasikan dengan kopi menjadi kopi bajigur.

Makanan lainnya yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah aneka jajanan tradisional seperti pisang rebus, ubi rebus, kacang rebus, gorengan seperti comro dan bakwan. Berubahnya zaman, modernisasi, dan kemajuan teknologi membawa implikasi juga terhadap minuman bajigur. Penggunaan mesin yang lebih modern dan higienis, kemasan unik dan praktis membawa perubahan cara menikmati minuman tradisional khas Jawa Barat ini.

Bagi anda penikmat kuliner, belum lengkap rasanya jika anda belum mencoba minuman rempah khas jawa barat yang sudah melegenda ini.

Penasaran mencicipi nikmatnya bandrek atau bajigur Hanjuang?

Silahkan hubungi CS kami di hanjuang.com
Situs yang concern terhadap pelestarian minuman rempah khas jawa barat.

Leave a Reply

  

  

  


*

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>