Jahe, Bekal Rasulullah SAW Berdakwah

Jahe, Bekal Rasulullah SAW Berdakwah

Memang seperti yang telah kita ketahui jahe boleh dibilang memiliki 1001 manfaat. Jahe bisa di jadikan minuman (Bandrek), campuran masakan, obat herbal, dan berbagai manfaat laJahein yang sudah terkenal sejak lama. Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh. Komponen yang paling utama adalah gingerol yang bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah (penyebab utama stroke dan serangan jantung).

Jahe mengandung dua enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease yang berfungsi memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah lemak. Kedua enzim ini membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan. Jahe (Zingiber officinale) banyak digunakan sebagai bumbu dapur maupun obat-obatan. Hampir sebagian besar di belahan bumi cukup akrab dengan tumbuhan ini. Saking akrabnya, jahe memiliki banyak nama di pelbagai daerah.

Dan tahukah Anda, sudah sejak lama tumbuhan ini digunakan oleh Rasulullah SAW sebagai pengobatan. Rasa hangat yang ditimbulkan tumbuhan tersebut menjadi bekal obat Rasulullah SAW dalam perjalanan dakwahnya. Abu Nu’aim meriwayatkan dari hadits Abu Said Al Khudri RA bahwa ia menceritakan, “Raja Romawi pernah menghadiahkan kepada Rasulullah SAW satu karung jahe. Beliau memberikan kepada setiap orang satu potong untuk dimakan, dan aku juga mendapatkan satu potong untuk kumakan”. Hal ini dilakukan Nabi karena Beliau mengetahui khasiat jahe dan ingin semua sahabatnya merasakan manfaat dari tanaman ini.

Bahkan, Al-Qur’an menyebut jahe dengan zanjabil dan dikisahkan kelak para penghuni surga akan diberikan minuman yang campurannya adalah jahe dari mata air surga (salsabil). Berikut penggalan ayat di dalam Al-Qur’an, yang artinya :

“Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe (yang berasal dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar”. (QS Al Insaan: 17-20).

Pemasaran Tanaman Obat Keluarga

Pemasaran Tanaman Obat Keluarga

manfaat minuman tradisionalBahan-bahan obat, yang merupakan hasil-hasil berbagai tanaman obat yang terolah dengan baik, mungkin hanya sebgaian saja yang dipakai keluarga guna pengobatan, dan sebagian besarnya di jual. Hal ini sejalan dengan banyaknya penggunaan kembali bahan alam sebagai obat yang cenderung mengalami peningkatan yaitu dengan adanya isu back to nature dan krisis berkepanjangan yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat terhadap obat-obat modern yang relatif lebih mahal harganya. Maka disinilah perlunya kemampuan untuk pemasaran tanaman obat keluarga. Selengkapnya…

Obat Tradisional Pengencer Dahak

Obat Tradisional Pengencer Dahak

beas cikurMusim pancaroba atau musim peralihan dari musim kemarau ke musin hujan atau sebaliknya, sering membuat ketahanan tubuh seseorang menjadi menurun. Banyak penyakit yang timbul diantaranya batuk. Batuk dapat menggangu aktifitas kita sehari-hari. Misalnya kita berprofesi sebagai guru, murid-murid akan tidak berkonsentrasi apabila gurunya pada saat menjelaskan materi selalu batu-batuk. Berikut ini beberapa racikan obat alami yang dapat dibuat sendiri sebagai Pengencer Dahak: Selengkapnya…

Jenis-Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya

Jenis-Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya

Kepulauan nusantara terkenal dengan jenis-jenis tanaman obat kencurdan khasiatnya yang beraneka ragam. Tumbuhan tersebut  kaya akan manfaat dan besar gunanya bagi kesehatan.  jenis-jenis tanaman obat dan khasiatnya  itu beberapa diantaranya adalah :

Cikur atau Kencur
Cikur begitu orang Sunda menyebutnya, di Jawa disebut Kencur, sedangkan nama ilmiahnya adalah Kaempferia galangal. Kencur masih kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), Kencur masih satu klan dengan kunyit, jahe, kunci, Laja/laos, kunci, dan sebagainya. Seperti tanaman sejenis, kencur memiliki kemiripin dalam bentuk dan iklim tempat hidup. Kencur mampu tumbuh dapat hidup di mana saja, selama tanah gembur dan subur, dengan sedikit teduh. Dengan menggunakan penyulingan dari kencur akan menghasilkan minyak Atsiri. Minyak Atsiri yang terdapat pada kencur mengandung lebih dari 24 jenis senyawa. Selengkapnya…

TANAMAN OBAT TRADISIONAL DI JAWA BARAT

TANAMAN OBAT TRADISIONAL DI JAWA BARAT

Cobalah perhatikan tanaman di sekitar kita, sebenarnya kalau diperhatikan dengan seksama akan banyak sekali tanaman obat yang dapat digunakan. Tanaman ini di Jawa Barat sebenarnya sudah digunakan oleh orang tua kita sejak ratusan tahun yang lalu namun karena tidak ada catatan tertulis maka sepertinya hanya ada dalam catatan lisan saja. Berikut ini dua jenis tanaman obat yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit. walaupun tidak banyak semoga saja tulisan ini cukup bermanfaat.

JAHE
jahe pada bagian umbi terdaapt senyawa oleoresin yang lebih terkenal dengan sebutan gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Karena sifat ini menjadikan jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan dini atau dengan kata lain obat awet muda. Komponen bioaktif jahe berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

KENCUR
Dalam bahasa Sunda Kencur disebut dengan Cikur, nama ilmiahnya adalah Kaempferia galangal.Cikur masih  termasuk kerabat dengan jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya. Seperti saudaranya, kencur memiliki kemiripan dalam bentuk rimpang yang ada di dalam tanah. Rimpang merupakan bagian tubuh yang paling penting, Kencur merupakan tanaman yang dapat hidup di mana saja, selama tanah gembur dan subur, dengan kondii lingkungan agak sedikit teduh. Dengan proses penyulingan maka dari rimpang kencur akan menghasilkan minyak Atsiri, Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung lebih dari 23 jenis senyawa. Tujuh di antaranya mengandung senyawa aromatik, monoterpena, dan seskuiterpena. Kandungan kimia yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah: • pati (4,14%) • mineral (13,73%) • minyak astiri (0,02%) • berupa sineol • asam metal kanil • penta dekaan • asam cinnamic • ethyl aster • asam sinamic • borneol • kamphene • paraeumarin • asam anisic • alkaloid, dan • gom.Dari banyaknya kandungan zat kimia yang ada pada kencur sudah sepantasnya kencur dapat dimanfaatkan sebagai obat.