Segala tentang bajigur cihanjuang

bajigur01

Segala tentang bajigur cihanjuang Cimahi tepatnya di Jln. Cihanjuang, Kel. Cibabat, Kec. Cimahi Utara, terdapat produsen bandrek yang kini mulai menjamah pasar lokal bahkan sudah menembus pasar internasional. Bandrek yang diberi label Bandrek hanjuang ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Cimahi. Selain rasanya yang nikmat dengan pengemasan yang menarik, bandrek ini menjadi buruan para pelancong yang bertamu ke Kota Cimahi yang dikenal sebagai kota industri kreatif.

Selain bandrek Cihanjuang, di tempat yang sama juga diproduksi bajigur Cihanjuang. Dua jenis minuman ini rasanya hampir sama, hanya yang membedakannya adalah jahe yang menjadi salah satu bahan baku pembuatan bandrek. Sedangkan bajigur dibuat tanpa menggunakan jahe.

Bandrek dan bajigur mulai diproduksi pada 2005 lalu. Kendati masih home industry, namun pembuatan bandrek dan bajigur dilakukan melalui proses higeinis. Terutama dalam pengemasan dan pengolahan bahan yang menggunakan mesin. Baru untuk pengemasan luar, dilakukan oleh para pekerja yang merupakan warga sekitar.

Salah satu minuman khas tanah Priangan yang terkenal di Nusantara adalah Bandrek, Bajigur. Minuman yang sarat aroma jahe dan rempah ini ternyata dapat diolah dan dimodifikasi dengan berbagai rasa, mulai dari bandrek kopi, bandrek original sampai teh bandrek. Hasilnya, minuman bandrek akan semakin terasa eksotis di lidah terutama disantap di musim penghujan.

Rasanya manis dan hangat di tenggorokan karena olahan jahe yang dicampur dengan rempah-rempah dan gula kawung. Agar lebih nikmat, beberapa penjual bandrek mencampurkan kelapa muda di dalamnya. Meskipun mudah untuk membuatnya, namun kebanyakan orang lebih senang jika membeli bandrek yang sudah dikemas dan tinggal menyeduhnya. Bandrek ini dijual dalam bentuk cair maupun serbuk.

“Sebelum diolah menjadi bandrek dan bajigur, semua bahan baku seperti jahe dan rempah-rempah lainnya dikeringkan di mesin pengeringan. Setelah kering kemudian rempah-rempah itu dicampur, dan diracik sesuai dengan formulasi baku untuk kemudian dimasukkan ke dalam mesin renceng untuk pengemasan bagian dalam. Setelah itu, dibungkus menggunakan kemasan khusus.

Dalam seharinya, bandrek Cihanjuang ini diproduksi sebanyak puluhan ribu sachet bahkan bisa lebih yang dikerjakan oleh puluhan pekerja.  Selain cocok untuk oleh-oleh, dari segi harga tentunya terjangkau. Minuman bandrek ini juga diolah dari rempah-rempah alami dan tidak ada efek samping.

Saat ini sistem pemasarannya dengan menjalin kerja sama dengan distributor di setiap wilayah. Sehingga meskipun masih home industry, bandrek ini sudah menjangkau pasar modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*